Home Berita Terkini personil Polsek Batu Aji laksanakan pengamanan dan monitoring di rusun karantina pMI/WNI

personil Polsek Batu Aji laksanakan pengamanan dan monitoring di rusun karantina pMI/WNI

48
0

Batu Aji – Polsek Batu Aji tetap laksanakan pengamanan dan monitoring kegiatan di rusun BP Batam maupun di rusun Pemko Batam Kel. Tanjung Uncang Kec. Batu Aji Kota Batam, yang dijadikan lokasi karantina PMI/WNI yang baru tiba dari Luar Negeri, Rabu (05/01/2022).

Kapolsek Batu Aji Kompol Daniel Ganjar Kristanto,S.Sos.S.I.K. menyampaikan bahwa telah menempatkan personil baik di Rusun BP Batam maupun di rusun Pemko Batam (Batamec) dan rusun Pemko Batam (Putra jaya)Kel. Tanjung Uncang untuk membantu pengamanan dan memonitoring kegiatan karantina PMI/WNI dilokasi tersebut.

“ada 3 lokasi karantina yang berada diwilayah hukum Polsek Batu Aji yakni rusun BP Batam Kel. Tanjung Uncang, rusun Pemko Batam (Batamec) Kel. Tanjung Uncang , rusun Pemko Batam (Putra Jaya) Kel. Tanjung Uncang dan setiap lokasi sudah ada ditempatkan personil baik dari Polsek Batu Aji maupun dari Polsek Jajaran Polresta Barelang, untuk membantu personil pengamanan dari TNI, Sat Pol PP, BP Batam, Dinkes dan relawan ” ujar beliau.

Beliau berpesan kepada personil yang bertugas untuk harus benar-benar waspada dalam bertugas, dan memberikan sosialisasi kepada para PMI/WNI bahwasanya mereka yang datang bukan karna mereka di anggap pembawa penyakit dan lain-lain, namun adalah upaya dalam pencegahan penyebaran virus covid 19 agar tidak meluas, apalagi dengan munculnya varian baru omicron yang sudah mulai masuk di Indonesia.

“kami juga menghimbau kembali kepada seluruh masyarakat untuk meningkatkan kembali disiplin protokol kesehatan covid 19, sehingga kenaikan angka terkonfirmasi positif tidak semakin bertambah kembali dimana saat ini Kota Batam kembali memasuki masa PPKM level 2” tutup beliau.

Sampai dengan tanggal 05 Januari 2022 pukul 21.00 wib, jumlah PMI/WNI yang dikarantina di Rusun BP Batam Kel. Tanjung Uncang yakni sebanyak 359 orang(LK 215/Pr144), rusun Pemko Batam Batamec sebanyak 759 orang (P:272,L:487), rusun Pemko Batam Putra Jaya sebanyak 358 Orang (l:250,P:108).

Untuk diketahui bersama bahwa Pemerintah memutuskan penyesuaian lama karantina pelaku perjalanan luar negeri. Berdasarkan Keputusan Ketua Satuan Tugas Penanganan Covid-19 nomor 1 tahun 2022 mengatur tentang lamanya karantina pelaku perjalanan luar negeri.

Dalam keputusan Ketua Satgas tersebut, bagi Warga Negara lndonesia Pelaku Perjalanan Luar Negeri wajib melakukan karantina dengan jangka waktu 14 x 24 jam dari negara/wilayah asal kedatangan dengan kriteria Telah mengonfirmasi transmisi komunitas varian baru SARS-CoV-2 B.1.1.529; Secara geografis berdekatan dengan negara transmisi komunitas kasus varian baru SARS-CoV-2 B.1.1.529; dan Jumlah kasus konfirmasi SARS-CoV-2 B.1.1.529 lebih dari 10.000 kasus.

Sementara itu untuk karantina dengan jangka waktu 10 x 24 jam dari negara/wilayah asal kedatangan selain dari negara yang memenuhi kriteria tersebut. “Tadi diputuskan karantina yang 14 hari menjadi 10 hari. Dan yang 10 hari menjadi 7 hari,” ucap Luhut dalam konferensi pers dipantau dari Youtube Sekretariat Presiden, Senin (3/1).

Previous articleKanit sabhara hadiri sosialisasi haul kota batam di masjid miftahul jannah
Next articlePOLSEK SEKUPANG MELAKSANAKAN KEGIATAN BAKTI SOSIAL DI RUMAH TAHFIZ AL HIJRAH TIBAN-BATAM