POLSEK LUBUK BAJA TANGKAP PELAKU JAMBRET 16 TKP

37

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Polsek Lubuk Baja meringkus seorang residivis jambret yang kerap melancarkan aksinya di wilayah hukum Polsek Lubuk Baja. Pelaku berinisial TSS (43) ini telah beraksi di 16 TKP berbeda, yakni di Kecamatan Lubuk Baja, Batu Ampar, dan Batam Kota.

“Kita amankan pelaku saat sedang berada di sekitaran Blok 4 Lubuk Baja,” kata Kapolsek Lubuk Baja AKP Budi Hartono.

Menurut Budi, kasus penjambretan itu berawal pada Sabtu (12/12/2020) sekira pukul 08.26 WIB dan Jumat (25/12/2020) sekira pukul 07.40 WIB. Tempat kejadian perkara (TKP)nya di Bundaran Perumahan Permata Baloi dan di pinggir jalan depan Pos Security Komplek Taman Nagoya Indah, Lubuk Baja.

“Sasarannya ibu-ibu yang memakai kalung dan menggunakan kendaraan bermotor roda dua,” katanya.

Dijelaskan Budi, modus operandi yang dilakukan tersangka adalah dengan cara memepet korban yang saat itu berjalan seendiri dan langsung menarik kalung emas yang terpasang di leher korban. Setelah berhasil mengambil kalung emas milik korban, tersangka yang pada saat itu mengendarai sepeda motor langsung menancap gas dan melarikan diri.

Menanggapi laporan dari para korban penjambretan, Unit Reskrim Polsek Lubuk Baja yang dipimpin oleh Iptu Fajar Bittikaka melakukan profiling untuk mengetahui identitas pelaku berdasarkan rekaman CCTV disetiap masing-masing TKP yang menjadi target pelaku.

Budi Hartono menyampaikan, setelah melakukan profiling akhirnya tim berhasil mengetahui keberadaan pelaku di sekitaran Baloi Blok IV dan langsung melakukan penyergapan terhadap tersangka yang saat itu sedang mengendarai sepeda motor.

“Namun, pada saat akan ditangkap, pelaku berusaha melawan dan melarikan diri, hingga pada akhirnya, tim melakukan tindakan tegas terukur untuk melumpuhkan pelaku,” ujar AKP Budi Hartono.

Berdasarkan pengakuan pelaku, ia telah melakukan jambret kepada setiap para korban sebanyak 16 TKP yang berada di wilayah Lubuk Baja, Batu Ampar dan Batam Kota.

“Menurut pengakuannya, kepada setiap korban bahwa yang menjadi target barang adalah kalung emas yang terpasang di leher korban. Karena, kalung emas sangat mudah untuk didapatkan dengan cara menarik paksa yang membuat kalung emas tersebut mudah terlepas,” jelasnya.

Barang bukti yang berhasil diamankan di antaranya 2 lembar surat emas, 2 buah Flashdisk, 1 unit sepeda motor dengan Merk/ Type Yamaha Mio Soul GT warna Hitam, 1 buah kunci Sepeda Motor, 1 buah helm berwarna Hitam, 1 helai baju kaos berkerah dengan motif garis berwarna oren dan biru dongker, 1 helai celana jeans panjang, 1 helai jaket parasut berwarna biru tua, 1 pasang sendal.

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Leave A Reply